Manajer Wolfsburg yang sedang berjuang, Paul Simonis, dipecat setelah masa jabatannya yang singkat

Manajer Wolfsburg yang sedang berjuang, Paul Simonis, dipecat setelah masa jabatannya yang singkat

Klub Bundesliga, VfL Wolfsburg, telah berpisah dengan manajer asal Belanda, Paul Simonis, demikian dikonfirmasi klub pada hari Minggu.

Bersama Paul Simonis, asisten pelatih Peter van der Veen, Tristan Berghuis, dan Martin Darneviel juga telah dibebastugaskan.

Simonis yang berusia 40 tahun ditunjuk oleh Wolfsburg pada musim panas 2025 setelah musim bersejarah bersama klub Eredivisie Belanda, Go Ahead Eagles, di mana pelatih asal Belanda tersebut memenangkan KNVB Beker, trofi besar pertama klub sejak tahun 1930-an.

Simonis ditunjuk sebagai penerus mantan pelatih Leipzig dan Southampton, Ralph Hasenhuttl. Namun, pelatih asal Belanda tersebut hanya meraih sedikit kesuksesan bersama Wolves, hanya memenangkan dua dari dua belas pertandingannya sebagai pelatih.

Wolfsburg kalah lima dari enam pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, dengan kekalahan tandang 2-1 mereka di Werder Bremen menjadi yang terbaru. Rentetan hasil negatif ini menempatkan Wolfsburg di posisi ke-14 dengan delapan poin, hanya unggul satu poin dari St. Pauli yang berada di posisi ke-16.

Mantan juara Bundesliga tersebut tersingkir dari DFB Pokal oleh tim peringkat 2 Bundesliga Holstein Kiel, yang mengalahkan Wolfsburg 1-0 di Volkswagen Arena milik Wolfsburg.

Keyakinan pada Simonis
Awal pekan ini, direktur teknik Wolfsburg, Sebastian Schindzielorz, mengatakan kepada Kicker bahwa klub memiliki keyakinan pada Simonis: “Kita harus melakukannya bersama-sama. Kita akan mengambil sisi positifnya dan menghadapi pertandingan berikutnya bersama-sama.”

Namun, setelah kekalahan hari Jumat di Bremen, Schindzielorz memiliki pendapat yang kurang meyakinkan tentang performa pemain Belanda tersebut.

“Setelah pertandingan, saya merasa sulit untuk berkomentar,” kata direktur teknik tersebut. “Faktanya adalah kami mengharapkan lebih dari yang kami tunjukkan hari ini di babak kedua, tetapi juga dalam beberapa pekan terakhir. Kritik itu beralasan, dan kami harus menghadapinya.”

Simonis juga tampak kurang yakin klub akan mempertahankannya. “Ini mungkin kekalahan terberat dalam karier saya,” ujar Simonis kepada Sky Sports. “Saya tidak tahu apa pun tentang masa depan saya; itu bukan urusan saya. Saya fokus pada pekerjaan saya, tapi kita lihat saja nanti.”

Paul Simonis, yang masuk dalam daftar calon pengganti Francesco Farioli musim panas lalu dan berpeluang kembali menjadi kandidat pelatih setelah pemecatan John Heitinga, masih terikat kontrak di Wolfsburg hingga 2027.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *